KOMPETISI.ID – Dua hal menjadi kekhawatiran Jean Paul van Gastel menjelang laga PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Kompetisi BRI Super League.
Duel PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta pada Kompetisi BRI Super League akan berlangsung di Stadion Maguwuharjo, Sleman, Jumat 27 Februari 2026 mulai pukul 20.30 WIB.
Pertandingan PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta ini, sejatinya, menyerupai Derby Mataram. Pasalnya, PSBS Biak musim ini memilih bermarkas di Sleman, wilayah yang hanya sepelemparan baru dari kandang PSIM Yogyakarta.
Betapapun PSBS Biak saat ini berada dalam jangkauan zona degradasi, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel tak hendak jemawa. Dia menyadari, lawan yang berjulukan Badai Pasifik itu bisa memunculkan badai di lapangan.
Satu hal, van Gastel memastikan PSBS akan tampil dengan performa yang lebih segar setelah terjadi pergantian pelatih. Setelah memberhentikan Divaldo Alves, PSBS kini ditangani pelatih asal Rumania, Marian Mihail.
“Saat ada pelatih baru, selalu ada energi baru dan para pemain merasa seperti mendapat kesempatan baru. Meski demikian, gaya bermainnya tidak begitu banyak berbeda,” jelas van Gastel.
Selain pelatih baru, dia juga menuturkan, posisi PSBS di klasemen akan membawa motivasi lebih bagi lawan untuk bisa meraih kemenangan pada pertandingan nanti.
“Bagi mereka setiap pertandingan sangat penting sekarang untuk menjauh dari zona degradasi. Ini pasti akan membuat mereka berjuang lebih keras lagi,” tambahnya.
Van Gastel menuturkan, persiapan pasukannya untuk laga kali ini tertantang dengan jadwal yang padat. Ini karena PSIM baru menjalani laga terakhirnya di pekan ke-22 melawan Bali United FC pada Senin (23/2) lalu.
“Persiapannya singkat karena kita istirahat selama satu hari untuk pemulihan karena jadwal yang padat. Setelah pertandingan ini akan ada pertandingan lain setelahnya, jadi ini akan menjadi minggu berat bagi kami,” tambah pelatih asal Belanda itu.
Tidak hanya itu, PSIM tentu terlecut untuk dapat segera kembali ke jalur kemenangan. Pasalnya, PSIM sudah puasa kemenangan di lima laga terakhirnya secara beruntun dengan hanya mampu mencatat tiga kali imbang dan dua kali kalah.
Saat ini PSIM masih ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 33 poin. Jika mampu memenangi pertandingan nanti, Laskar Mataram dipastikan akan naik dua strip lebih baik melangkahi Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang ada di peringkat ke-6 dan ke-7 dengan koleksi 35 poin dan sudah melakoni laga pekan ke-23.
Sedangkan PSBS saat ini masih berjuang di papan bawah untuk dapat menjauh dari jeratan zona merah. PSBS ada di posisi ke-15 dengan 18 poin, atau punya nilai yang sama dengan Persijap yang ada di peringkat 16. (*)